NASIONAL

SMRC: 73,3% Masyarakat Mau Ikut Kalau Lihat Prabowo juga Disuntik Vaksin Covid-19

BritaBrita.com,JAKARTA-Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei eksperimen terkait vaksinasi. Hasilnya, sosok Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan dokter bisa menaikan kesediaan warga untuk menerima vaksin Covid-19.

Pada survei tersebut disebutkan warga bersedia melakukan vaksinasi mencapai masing-masing 74 persen jika tahu Prabowo telah divaksin.

“Jika vaksin Covid-19 sudah tersedia dan tahu Prabowo Subianto sudah divaksin, ada 73,3 persen yang pasti mau divaksin, 20,8 persen tidak pasti mau divaksin, dan 5,9 persen tidak menjawab,” jelas Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam rilis survei belum lama ini.

Sementara, jika dokter diketahui telah divaksin, warga yang mau mengikuti vaksinasi mencapai 73,6 persen.

Sementara sosok Presiden Joko Widodo tidak terlalu kuat untuk mendorong warga melakukan vaksinasi. Warga yang tahu telah divaksin hanya mendorong sekitar 66,4 persen responden. Begitu juga ketua partai (53,1 persen), tokoh agama (60,2 persen), serta tokoh adat (65,1 persen) tak setinggi Prabowo dan dokter dalam meningkatkan minat masyarakat untuk divaksinasi.

Lihat Juga  Sehari Usai Divaksin Covid-19, Dokter di Palembang Tewas. Hasil Forensik Sakit Jantung

Deni menjelaskan, tingginya warga mengikuti vaksinasi jika Prabowo telah divaksin karena dampak dari keterbelahan politik 2019. Kendati Prabowo sudah masuk kabinet, keterbelahan akibat rivalitas lama dengan Jokowi itu masih berbekas. Sementara, dokter karena sebagai otoritas kesehatan.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan, kesediaan pemilih Prabowo divaksinasi cukup rendah yaitu 46 persen jika dibanding pemilih Jokowi (71 persen). Begitu dikatakan Prabowo sudah divaksin, presentasi pemilih Prabowo bersedia divaksin meningkat menjadi 67 persen.

“Ini menunjukkan Prabowo menjadi teladan bagi pendukungnya bukan hanya dalam politik, tapi juga dalam hal perilaku terkait kesehatan seperti kesediaan untuk divaksin ini,” kata Deni.

Deni menyebut temuan ini bisa dimanfaatkan pemerintah dalam rangka menaikkan kesediaan masyarakat untuk divaksinasi.

Lihat Juga  Hingga Malam Hari, BEM se-Sumsel Gelar Aksi Damai Tolak RUU KPK

“Data ini menunjukkan pemerintah perlu menampilkan dokter dan Prabowo sebagai tokoh yang sudah divaksin agar tingkat kesediaan masyarakat bisa meningkat,” ujar Deni seperti dilansir merdeka.com.

Survei eksperimen SMRC skala nasional itu digelar pada 23-26 Maret 2021. 1401 responden dipilih secara acak. Desain eksperimen diterapkan dengan membagi sampel ke dalam 7 kelompok secara acak (1 kelompok kontrol dan 6 kelompok treatment) dan setiap kelompok mendapat satu pertanyaan yang berbeda dengan kelompok lainnya. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon. Survei memiliki margin of error 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close