PALEMBANGSUMSEL

Sudah 2.959 Warga Kota Palembang Terinfeksi Virus Corona

BritaBrita.com,Palembang-Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Palembang mulai menunjukkan perbaikan. Dari data sebaran kasus yang dirilis Dinas Kesehatan Palembang, Kamis (24/9/2020) terjadi peningkatan jumlah pasien sembuh sebanyak 23 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan Yudhi Setiawan mengatakan, dari total kasus Covid-19 yang ada di Kota Palembang mencapai 2.959 kasus, tersisa kasus aktif 462 kasus.

“Berdasarkan data 234 orang yang dirawat di RS dan 235 orang yang isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Pelaksanaan prosedur isolasi mandiri diperuntukkan bagi pasien tanpa gejala/gejala ringan pasca rumah sehat yang menjadi lokasi penampungan pasien Covid-19 tanpa gejala di Jakabaring tak lagi menerima pasien.

“Walau kondisi sudah jauh membaik untuk di Palembang tapi masyarakat harus tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Status zona bisa saja berubah bila masyarakat kembali tidak disiplin untuk melakukan pencegahan Covid-19 karena kondisi pandemi juga belum berakhir,” katanya.

Lihat Juga  Minta Protokol Kesehatan, Wali Kota Palembang Agendakan Salat Idul Adha di Masjid Agung

Bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah, Dinkes memberikan langkah-langkah pencegahan dan tata laksana isolasi agar tak menulari anggota keluarga lain. Pertama, orang yang terinfeksi covid-19 di dalam rumah tetap harus menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19 (masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) walaupun di dalam rumah.

Kedua, yang bersangkutan tidur diupayakan di kamar terpisah dan tidak ada orang lain. Terakhir, alat makan seperti sendok, piring dan gelas harus diberikan terpisah dan diyakinkan dicuci dengan air mengalir dan sabun.

“Setelah selesai 14 hari masa isolasi mandiri bila yang bersangkutan tetap tidak ada gejala atau gejala membaik maka dianggap selesai atau sembuh tidak perlu lagi di swab. Tetapi bila dalam 14 hari masa isolasi mandiri di rumah gejala menjadi lebih berat maka harus di rawat di RS,” katanya.

Lihat Juga  Target Investasi di Sumsel Diturunkan Dampak Covid-19

Walau tidak dalam perawatan langsung oleh pihak tenaga medis dan Dinkes, namun pihaknya mengaku akan tetap memantau perkembangan kondisi pasien yang diminta melakukan isolasi di rumah. Biasanya bagi kasus positif asimptomatik (tanpa gejala), kegiatan menjaga imunitas tubuh menjadi hal utama yang mendasar.

“Dinkes Palembang akan memantau rutin agar proses isolasi tidak menimbulkan kasus baru,” katanya.

Rawat inap di rumah sakit harus benar-benar ditempati dan diberikan untuk pasien yang membutuhkan tindakan, atau pasien dengan kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan medis langsung. Seperti pasien dengan bantuan alat pernapasan atau ventilator.

“Melihat risiko kematian kalau keadaan rumah sakit penuh, karena prioritas pasien rawat inap terseleksi agar nyawa bisa terselamatkan,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close