BERITA TERKINIKOLOMTEKNOLOGI

Dampak Cyber Bullying yang Terjadi di Indonesia

Oleh : Kurniawan Dwi Agustiawan

Jurusan Ilmu Komunikasi

FISIP UIN Raden Fatal Palembang

Di zaman sekarang ini, perkembangan teknologi yang sangat pesat. Membuat segala sesuatu menjadi praktis dan efisien.

Bukan hanya dikalangan remaja, tetapi orang tua dan anak-anak juga banyak yang sudah menggunakan teknologi. Banyak keuntungan dari praktisnya dunia teknologi, tetapi juga tidak sedikit yang dirugikan.

Semua mempunyai sisi positif dan negative, begitu juga dengan perkembangan teknologi saat ini.
Sosial media, sebuah media online bertujuan untuk bertemu orang baru dan berpendapat dengan bebas, merupakan salah satu dari perkembangan teknologi.

Di Indonesia sendiri, Pengguna sosial media terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya sosial media, seluruh kebutuhan dapat terpenuhi. Selain dapat mencari sesuatu yang kita butuhkan, sosial media juga sebagai tempat untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan praktis.

Selain itu, media sosial juga dapat menjadi penampung pendapat bebas dari semua orang. mereka dengan beraninya menyampaikan ide-ide mereka bahkan yang negative sekalipun.

Lihat Juga  Rumah Sakit Bisa Gunakan Dana Talangan Tak Perlu Menunggu BPJS Kesehatan

Hal tersebut terjadi karena mereka berfikir mereka dapat menyembunyikan identitas mereka dan tidak akan ada orang luar sana yang tau identitas mereka. Hal itulah yang menjadi sisi negative dari sosial media.

Kasus yang sedang marak terjadi di Indonesia saat ini adalah Cyber bullying. Cyber bullying atau pembully-an dalam dunia maya adalah bentuk dari kejahatan melalui email, instagram, facebook, dan beberapa media sosial lainnya yang pelakunya sulit dilacak dikarenakan pelaku cyber bullying bisa saja mengganti nama dan ip addres dan lain sebagainya.

Pembully-an itu terkadang hanyalah berasal dari hal sepele, entah karena bahasannya menyindir atau fitnah yang tidak jelas berasal dari mana.

Sesungguhnya, pembully macam inilah yang paling mengerikan.
Sosial media terhubung dengan seluruh bagian wilayah Indonesia bahkan dunia.

Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan penyebaran informasi secara luas dengan waktu yang singkat. Oleh karena itu, bukannya tidak mungkin jika dengan tersebarnya suatu kasus, orang lain dapat melihat tersebut.

Lihat Juga  Selamatkan Wartawan dengan Literasi Media

Dimulai dari satu orang yang menjadi provokator,semua orang yang melihat pun mungkin menjadi pendukungnya dan memojokkan sang korban. Dari situlah dimulai yang namanya sebuah bully di sosial media.

Dampak tindakan bullying tersebut yaitu ketakutan, frustasi, isolasi sosial, perubuhan personality, cemas, dan percobaan bunuh diri

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, perlu adanya kesadaran diri sendiri atas semua tindakan yang kita lakukan dan pertanggung jawaban atas segala perbuatan yang kita lakukan.

Tidak hanya itu, perlunya peran orang tua maupun para pendidik untuk mendidik dan memerhatikan pergaulan dan tindakan yang dilakukan oleh seorang anak.

Perlunya arahan agar anak-anak mengetahui dampak atas segala tingkah lakunya juga perlu diajarkan. Perlu diperhatikan juga agar kita lebih waspada dalam berkomentar di media sosial.

Sebagai orang terdekat korban sebaiknya kita mendorong korban dengan memotivasi sang korban.

 

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker