PALEMBANGSUMSEL

Terima 20 Ribu Rapid Antigen, Tracing Kontak Erat Pasien Covid-19 Kian Ditingkatkan

BritaBrita.com,Palembang-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang akan semakin meningkatkan tracing kontak erat dari pasien terkonfirmasi Covid-19. Hal ini setelah diterimanya 20 ribu alat pengujian Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen.

Berdasarkan data Dinkes Kota Palembang,
kasus baru Covid-19 selalu meroket tajam, ada 812 kasus terkonfirmasi positif sehingga saat ini jumlah kasus aktif ada 6.155 orang. Dengan penambahan kasus kontak erat sebanyak 201.

Plt Kadinkes Kota Palembang, dr Fauziah mengatakan, rapid antigen telah diterima dari Kemenkes akan digunakan untuk melacak kasus kontak erat ataupun masyarakat yang datang dengan gejala Covid-19.

“Mudah-mudahan dapat mengcover kebutuhan Kota Palembang dengan melacak kasus yang suspek atau kontak erat. Nanti akan disebar ke Puskesmas-puskesmas yang ada di Palembang sehingga kita lebih cepat mengetahui warga atau pasien yang ber gejala Covid-19,” katanya, Jumat (30/7/2021).

Lihat Juga  Rumah Sakit Rujukan Darurat Oksigen

Kadinkes mengatakan sesuai kebijakan Kemenkes bahwa RDT Antigen bisa digunakan untuk menegakkan diagnostic. Manakala hasil PCR baru keluar lebih dari 48 jam maka penegakkan diagnosticnya bisa menggunakan RDT Antigen.

Saat tes Antigen hasilnya negatif dilakukan exit test dalam lima hari melalui RDT antigen kembali. “Mayoritas mereka yang bergejala perlu dilakukan pengecekan laboratorium,” katanya.

Untuk pengujian RDT Antigen sendiri tak bayar apabila memiliki kontak erat dan bergejala batuk, pilek, sulit menelan serta gejala mengarah Covid-19.

“Tidak bayar untuk yang kontak erat,” katanya.

Sementara, saat ini hampir sepekan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palembang. Perkembangan kasus covid-19 disebut Dinas Kesehatan masih fluktuatif.

Lihat Juga  Diduga Gelapkan Uang Rp300 Juta, Teman Lama Dilaporkan Polisi

“Kasus Covid-19 cenderung fluktuatif meningkat. Namun belum bisa menyimpulkan hasil akhir karena masih ada waktu pelaksanaan PPKM hingga 2 Agustus 2021 mendatang,” katanya.

Reporter : Pitria

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close