PALEMBANGSUMSEL

Warga Palembang Diminta Waspada, Kasus Aktif Covid-19 Dekati 1000

BritaBrita.com,Palembang-Masyarakat Kota Palembang diminta waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. Pasalnya, kasus aktif Covid-19 mulai dekati 1000.

Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Kesehatan Kota Palembang hingga 9 Juni 2021 ini angka kasus aktif mencapai 922 meningkat dibanding sebelumnya 892. Sehingga sejak periode 1 Februari 2020 – 9 Juni 2021 sebanyak 13.540, total sembuh 12.026 orang dan meninggal sebanyak 592 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Bidang Kesehatan Yudi Setiawan mengatakan perkembangan kasus Covid-19 secara keseluruhan masih dalam status resiko tinggi atau zona merah. Meskipun jumlah kecamatan yang masuk dalam kategori resiko tinggi ada tiga kecamatan yakni Bukit Kecil, Ilir Timur II dan Ilir Timur III.

Lihat Juga  Pelaku Pembacokan di Pemulutan Ditangkap. Ngakunya Banyak Masalah dan Panik

“Hanya tiga kecamatan yang statusnya zona merah sementara lima kecamatan berada di zona orange, 10 kecamatan lainnya masuk zona kuning. Sampai saat ini data perkembangan kasus sesuai tingkat resiko masih zona merah, walaupun memang ada kecamatan yang lain statusnya kuning dan orange. Artinya kita tetap harus waspada bahwa perkembangan kasus ini sifatnya fluktuatif,” katanya.

Untuk zona risiko per kelurahan dan kecamatan memang ada perubahan tingkat resiko. Dengan memakai cara perhitungan zona risiko yang baru sesuai standar yang diatur oleh WHO, hasilnya 15 kecamatan di Palembang berada di zona oranye dan tiga kecamatan di zona kuning.

Pada pola perhitungan sebelumnya jika dalam 3 Minggu terakhir tidak ada penurunan kasus aktif lebih dari 50 persen dari puncak kasus selama 3 Minggu tersebut maka wilayah tersebut akan masuk zona merah, tanpa mempertimbangkan besar atau kecil kasus.

Lihat Juga  ASPERINDO : Keluhan Pelanggan Harus Jadi Solusi Bukan Menambah Masalah

“Sekarang kami memakai data insiden rate dan mortalitas rate. Ini sudah standar perhitungan WHO,” katanya.

Secara epidemiologis akan lebih baik karena ada pengaruh juga dengan jumlah penduduk, sehingga jika kasus atau kematiannya tinggi dan jumlah penduduknya sedikit angka insiden dan mortalitas juga akan makin tinggi.

“Kalau yang lama jika ada peningkatan kasus dalam 3 minggu daerah tersebut langsung zona merah,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close