PALEMBANGSUMSEL

Alat Berat Disiagakan di Titik Rawan Longsor

BritaBrita.com,Palembang-Meski perjalanan mudik pada tahun ini dilarang, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) tetap menempatkan sejumlah alat berat di titik rawan longsor. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel, Darma Budhy saat diwawancarai, Kamis (6/5/2021)

“Ya, kita siapkan atau siagakan alat berat di beberapa titik yang rawan longsor seperti Kabupaten Lahat, Kota Pagaralam dan OKU Selatan,” katanya

Pihaknya menempatkan atau mensiagakan alat berat tersebut dikarenakan beberapa wilayah khususnya di daerah perbukitan masih diserang cuaca hujan.

“Kita lakukan ini karena ini merupakan langkah antisipasi agar bisa ditangani secepat mungkin jika sewaktu-waktu bencana menyerang,” ujar Budhy

Lihat Juga  Ratusan Ribu KK di Palembang Didata Ulang

Budhy menjelaskan, selain menempatkan atau mensiagakan alat berat pihaknya juga tetap melakukan perbaikan jalan di ruas jalan Provinsi Sumsel.

“Saat ini kita tengah melakukan proses pemeliharaan terhadap kegiatan yang nilai kontraknya berakhir pada Desember 2020 lalu. Perbaikan jalan tetap pada schedule. Untuk kegiatan-kegiatan yang berakhir kontraknya pada bulan Desember 2020, maka masih dalam masa pemeliharaan sampai bulan Juni 2021 mendatang,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, perbaikan juga dilakukan terhadap ruas jalan yang telah berakhir masa pemeliharaannya. Anggaran yang dikeluarkan berasal dari kegiatan pemeliharaan rutin yang telah disediakan sebelumnya.

“Perbaikan tersebut dilakukan di seluruh ruas jalan milik kewenangan Pemprov yang tersebar di 17 kabupaten/kota,” ungkap Budhy

Lihat Juga  Pemprov Sumsel Gelontorkan Rp34 Miliar untuk Beras ASN

Budhy menambahkan, proses perbaikan ruas jalan provinsi Sumsel yang dilakukan secara masif dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kondisi kemantapan jalan. Dari panjang jalan sepanjang 1513 kilometer yang menjadi tanggung jawab Provinsi Sumsel, kondisi kemantapan jalan layak mencapai 90,02 persen.

“Perbaikan akses jalan menjadi salah satu agenda utama provinsi Sumsel dibawah kepemimpinan Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Mawardi Yahya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel. Jadi dengan jalan yang mulus membuat distribusi barang menjadi lancar. Sehingga, perekonomian masyarakat bisa mengalami peningkatan,” katanya.

Reporter : Maulana

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close