NASIONALPALEMBANGSUMSEL

Heboh, Stiker Kaca Mobil Berlogo Palu Arit Ditemukan Dijual di Pusat Perbelanjaan. Polisi-TNI Langsung Selidiki

BritaBrita.com,Palembang-Salah satu toko aksesoris di Pusat Perbelanjaan di Palembang diduga kedapatan menjual stiker kaca mobil berlogo palu arit.

Temuan logo palu arit yang identik dengan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI) itu, bahkan diabadikan dalam sebuah video dan tersebar.Sehingga menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat hingga ke salah satu organisasi massa Pemuda Pancasila.

Ketua Badan Penyuluhan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan, Amin Tras mengatakan video tersebut membuat sejumlah orang dari organisasi Pemuda Pancasila Palembang mendatangi langsung toko aksesoris tersebut.

“Saat tiba di toko itu, sejumlah anggota Pemuda Pancasila meminta manajemen toko memusnahkan segala produk aksesoris yang terdapat lambang PKI,” ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Sementara itu, di tempat yang sama Supervisor toko aksesoris Amir mengaku asksesoris berupa stiker kaca mobil tersebut telah dibeli oleh tiga orang pria pada Jumat (22/5/2020) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Lihat Juga  Pertengahan Maret, Tol Palembang-Kayu Agung Dibuka

Menurut Amir, stiker kaca mobil yang ada lambang PKI hanya ada satu dan sudah dibeli oleh tiga orang pria kemarin.

Awal mulanya kata Amir, kasir melayani tiga orang pembeli yang mengaku sebagai wartawan.

Setelah dilakukan scan di kasir, ketiga orang tersebut menunjukkan lambang palu arit yang ada di stiker.

“Mereka bilang, ini kok ada lambang PKI? Kami heran dan kaget ada lambang itu. Saat kami mau tarik barang itu dari si pembeli, tidak bisa dan ketiga orang itu langsung pergi,” terang Amir.

Ia menegaskan, pihak toko merasa tidak pernah menerima produk aksesoris berupa stiker yang terdapat lambang palu arit tersebut.

“Kalau kami terima satu produk aksesoris stiker, itu pasti minimal tiga atau empat lembar. Tidak mungkin satu jenis produk kami terima selembar dan jenis stiker yang ada lambang PKI itu hanya satu. Kami juga heran dan tidak habis pikir,” jelas Amir.

Lihat Juga  Pemerintah Siapkan Rp560 Miliar untuk Gempa Palu dan Donggala

Selain itu, lanjut Amir barang-barang yang masuk ke toko telah disortir terlebih dahulu sesuai jenis dan jumlah yang dipesan.

Namun stiker berlogo palu arit tersebut tampak berbeda.

“Kami terus terang tidak paham dan pihak manajemen masih menelusuri asal-muasal barang ini,” ungkapnya.

Sedangkan di tempat terpisah, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Intelkam Polrestabes Palembang Kompol Hadi Wijaya mengatakan pihaknya masih menyelidiki mengenai produk aksesoris berlogo palu arit ini.

“Perkara ini diserahkan kepada TNI dan Polri. Kami yang akan menyelidikinya,” ujarnya.

Reporter : Deni Wahyudi

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close