KALAM

Haji Mabrur: Tiada Imbalan Kecuali Surga

Oleh: Albar Santosa ( Ketua Peduli Marga Batang Hari Sembilan )

SEMOGA saudara saudara kita yang menunaikan ibadah haji Tahun ini dikaruniai Allah SWT haji mabrur.

Itulah predikat haji yang diharapkan setiap jemaah yang tidak ada imbalan nya yang lebih pantas kecuali surga yang abadi yang mengalir sungai sungai di bawah nya.

Haji mabrur, secara rohaniah akan tampak pada getaran tauhid pada yang bersangkutan. Yang secara lahiriah akan tampak pada perilaku nya dalam kehidupan sehari-hari, yang santun, tidak sombong, penyabar, suka menolong kesulitan orang lain, pemaaf, rajin ibadah nya, suka beramal saleh.

Seorang yang hajinya mabrur tampak perubahan yang nyata dari sebelumnya haji dengan sesudah berhaji, seperti

1, ketekunan ibadahnya, yang sebelumnya berhaji jarang sholat berjamaah, sesudah berhaji rajin menuju sholat berjamaah.

2, kasih sayang kepada sesama nya, termasuk peduli kepada saudara seiman, peduli pada keluarganya maupun tetangganya dan sahabat karibnya

3, kedermawanannya dalam hal berinfaq dan sedekah, cinta kepada fakir dan miskin

4, kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari, kerendahan hatinya, dan lain lain.

Semuanya itu menunjukkan semakin tinggi tingkat Ketaqwaan nya pada Allah SWT. Semakin menebal, semakin menghayati, semakin diprektekkannya

Semakin memikat menjadi suri tauladan masyarakatnya.

Haji mabrur adalah suatu sikap yang setiap saat mendekat kan diri kepada Allah SWT dengan jalan membenahi tata cara beribadah menjadi lebih baik dan lebih benar.

Baca Juga  Menjalani Hari dengan Hati yang Tenang

Dalam perilaku sehari-hari, haji mabrur memperlihatkan sikap dan kehidupan yang islami, artinya baik, benar, jujur dan berguna.

Kewajiban berhaji cukup sekali seumur hidup. Nabi Muhammad Saw, sendiri menunaikan haji hanya sekali, inipun dilaksanakan oleh Nabi Muhammad Saw di tahun terakhir sebelum wafat.

Kalau kita berlebih dalam materi, boleh berumroh setiap tahun, karena melaksanakan umroh termasuk ibadah Sunnah yang sangat dianjurkan.

Kalau berlebih, lebih baik menghajikan saudara saudara kita yang sangat ingin berhaji tapi tidak mampu dari segi materi… daripada dipakai sendiri dengan berhaji berulang ulang setiap tahun.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button