Makan Bergizi Gratis di Saat Bulan Ramadhan

Oleh: Albar Sentosa Subari – Pengamat Hukum Di Indonesia
Kepala Badan Gizi Nasional mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan program MBG tersebut dilaksanakan sebagaimana biasanya pada hari hari biasa.
Pernyataan ini menimbulkan komentar yang beragam. Berawal dari satu pertanyaan apakah tepat kalau MBG tersebut tetap dilaksanakan di bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan, bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim, karena di saat itu setiap orang muslim yang telah memenuhi persyaratan wajib hukumnya untuk melaksanakan rukun Islam tersebut.
Di bulan tersebut semua ibadah dilipat gandakan oleh Allah SWT, demikian pula sebaliknya bagi yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut akan mendapat dosa dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Program MBG adalah program, memberikan asupan di siang hari bagi anak anak sekolah mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan atas.
Pada umumnya anak anak didik tersebut pada usia itu masih dalam proses melatih keimanan nya untuk melaksanakan kewajiban agama yaitu puasa di bulan Ramadhan.
Tentu program MBG yang diberikan saat berpuasa akan berdampak baik langsung maupun tidak langsung terhadap mereka.
Karena dalam prakteknya nanti akan terjadi situasi dimana ada siswa yang tidak berpuasa karena beberapa faktor misalnya bukan muslim maka dia akan menikmati menu MBG dimaksud. Sedangkan yang lainnya ( yang berpuasa) akan menjadi penonton. Bahkan tidak mungkin akan menggoda anak yang berpuasa untuk ” membatalkan puasa nya”, kerena ada godaan itu.
Belum nanti sepulang ke rumah anak tersebut berbohong bahwa dia masih puasa dan lain lain persoalan yang akan terjadi.
Gambaran di atas secara pelan pelan akan berdampak pada ujian keimanan mereka.
Pola yang diajarkan oleh generasi generasi sebelumnya kita bahwa untuk melatih atau menggalakkan anaknya berpuasa mereka orang tua memberikan reward baik berupa janji maupun berupa uang sebagai hadiah anak nya telah berhasil penuh melaksanakan ibadah puasa dengan baik.
Janji dan hadiah dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada anak anak melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan benar.
Tentu dengan tetap dilaksanakan nya pembagian MBG pada bulan puasa tersebut akan mengganggu aktivitas dan akan menggerus keimanan anak anak didik yang masih dalam tingkat pelatihan berpuasa.Dengan demikian agar rencana tersebut untuk dipertimbangkan kembali.
Karena di dalam nya menyangkut nilai nilai kepercayaan terhadap suatu ajaran agama.
Kalau kita mau bercermin pada saat bulan Ramadhan,: kedai kedai atau restoran banyak yang tutup di siang hari, kalau pun masih ingin membuat kedai dan restoran nya buka saat puasa Ramadan mereka harus penutup nya dengan kain atau sejenisnya agar tidak terlihat oleh umum.
Apakah nanti anak anak tersebut yang meningkatkan santapan siang MBG juga akan sembunyi sembunyi..lucu jadinya..



