NEWSPENDIDIKAN

Dosen UKB Palembang Terpilih Jadi Pemuda Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Selatan

BritaBrita.com,PALEMBANG-Dua dosen Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang bernama Ali Zainal Abidin, S.Si, M. Biomed (Dosen D4 Teknologi Lab Medis) dan Sakinah Hadirama, SKM, M.K.M (Dosen S1 Kesehatan Masyarakat) terpilih menjadi Pemuda/i Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026. Hal ini berdasarkan hasil pengumuman pemilihan pemuda berprestasi tingkat Provinsi Sumsel 2026 Nomor 427/7525/Dispora/2026 yang dikeluarkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel tanggal 20 Oktober 2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Dr HM Alfajri Zabidi, SPd M.Pd.I, MM.

Dalam pengumuman tersebut dituliskan bahwa penetapan 25 orang itu terpilih sebagai Pemuda/i beprestasi tahun 2026 berdasarkan seleksi penjurian dengan mempertimbangkan aspek orisinalitas gagasan, inovasi dan manfaat bagi masyarakat. Peserta yang menjadi juara tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen, konsistensi, inovasi, manfaat, dampak nyata serta keberlanjutan kegiatan yang dibuktikan melalui hasil verifikasi dan penjurian langsung.

Dalam laman instagram  disporasumsel, Kepala Dispora Sumsel, HM Alfajri Zabidi mengucapkan selamat dan sukses kepada para peserta yang telah terpilih dalam seleksi pemuda berprestasi Sumsel tahun 2026. “Terpilihnya para peserta merupakan bentuk apresiasi atas potensi, dedikasi, kreativitas, serta semangat generasi muda dalam memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, menginspirasi, dan mengukir prestasi yang lebih gemilang. Jadilah pemuda yang unggul, inovatif, berkarakter, dan mampu membawa nama baik Sumatera Selatan ke tingkat yang lebih tinggi,” ucapnya.

Baca Juga  Fluktuatif, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$100 per Barel

Atas capaian tersebut, Rektor UKB Palembang, Dr dr Fika Minata Wathan, MKes mengapreasiasi dan bangga dengan capaian tersebut. Dia berharap capaian ini bisa terus berkembang dan menginspirasi para pemuda/i yang lainnya. “Semoga dengan adanya pencapaian yang diterima oleh mereka, menjadi motivasi untuk dosen-dosen UKB lainnya agar bisa berprestasi dan mengharumkan nama UKB, tidak hanya skala regional namun juga nasional,” ajaknya.

Terpisah, Sakinah Hadirama, SKM, M.K.M saat diwawancarai mengaku bersyukur dengan terpilih ia dan Ali Zainal Abidin sebagai pemuda/i berprestasi tingka Provinsi Sumsel 2026.  “Semoga ini bisa menjadi langkah untuk semakin bermanfaat dan memberikan kontribusi untuk orang lain,” ujarnya di Palembang, Rabu (21/10/2026).

Sakinah juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rektor UKB Palembang, Dr dr Fika Minata Wathan, MKes beserta jajaran pimpinan dan seluruh civitas akademika UKB yang selalu memberikan dukungannya agar semakin bertumbuh dan berprestasi lebih baik lagi dan tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Terima kasih juga kepada semua pihak, “ ucapnya.

Prihal ini, dalam pernyataan tertulisnya Ali Zainal Abidin, S.Si, M. Biomed mengaku bahwa prestasi yang ia raih tersebut merupakan suatu kehormatan, kebanggaan, sekaligus tanggung jawab besar baginya.

“Pencapaian ini bukan hanya bentuk apresiasi atas usaha, kerja keras, dan dedikasi yang telah saya dilakukan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Memanusiakan Presiden, Memakmurkan Rakyat : Argumentasi untuk Revolusi Gaji Kepemimpinan Nasional

Enal biasa ia disapa, percaya bahwa prestasi tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh, melainkan juga dari sejauh mana ilmu, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki dapat memberikan manfaat serta menginspirasi orang lain. Kesempatan ini menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya memandang pencapaian ini bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai langkah awal untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang berdampak secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Tentu saja perjalanan untuk mencapai prestasi tersebut diakuinya tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama dalam membagi waktu antara tanggung jawab akademik, pekerjaan, kegiatan organisasi, serta pengembangan diri. Selain itu keterbatasan akses terhadap fasilitas, pendanaan, kesempatan pengembangan potensi, dan jejaring kolaborasi juga menjadi tantangan yang masih dihadapi sebagian generasi muda.

“Saya meyakini bahwa kendala tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kedisiplinan, ketangguhan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi. Harapan saya ke depan adalah agar semakin banyak pemuda-pemudi, khususnya di daerah, memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan bakat dan mewujudkan gagasannya melalui dukungan pemerintah, institusi pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button