POLITIK

Ruspanda: Dari Aktivis 98 ke Parlemen, Menyulam Harapan Masyarakat Palembang Lewat Kepedulian

 

Ruspanda: Dari Aktivis 98 ke Parlemen, Menyulam Harapan Masyarakat Palembang Lewat Kepedulian

BritaBrita.com, PALEMBANG – Perjalanan Ruspanda dalam dunia pengabdian publik bukanlah kisah yang lahir secara instan. Ia ditempa oleh sejarah panjang perjuangan, sejak menjadi bagian dari barisan aktivis Reformasi 1998 hingga dipercaya masyarakat Kota Palembang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selama dua periode berturut-turut. Konsistensi sikap dan keberpihakan pada rakyat kecil menjadikan namanya tetap relevan di tengah dinamika politik lokal.

Sebagai mantan aktivis, Ruspanda membawa semangat perubahan ke ruang parlemen. Ia meyakini bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan alat untuk memperjuangkan keadilan sosial. Dalam pandangannya, sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama, karena dari sanalah masa depan masyarakat dibentuk.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Jika pendidikan diperkuat, maka masyarakat akan mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” menjadi prinsip yang terus ia pegang selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai aksi nyata di lapangan. Ruspanda dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan yang layak. Kepedulian ini dirasakan langsung oleh seorang warga berinisial  Risa, ibu dari seorang pelajar yang sempat terkendala mengikuti ulangan sekolah akibat keterbatasan sarana belajar.

Baca Juga  Indonesia di Persimpangan: Gombang-Gambing, Namun Tidak Tenggelam

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Hari ini saya dibantu Bapak Ruspanda untuk menebus laptop anak saya yang akan digunakan untuk sekolah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Risa. Ia menambahkan bahwa kepedulian Ruspanda tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh banyak warga lain di lingkungan tempat tinggalnya.

Memasuki tahun kedua pada periode jabatannya saat ini, Ruspanda dinilai berhasil membangun citra sebagai wakil rakyat yang tidak berjarak dengan masyarakat. Ia kerap turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, serta mencari solusi atas persoalan-persoalan nyata yang dihadapi konstituennya, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kesejahteraan keluarga.

Pendekatan tersebut membuat Ruspanda tidak sekadar dikenal sebagai anggota dewan, tetapi juga sebagai figur yang hadir dan peduli. Bagi masyarakat, keberadaannya menjadi simbol harapan bahwa wakil rakyat masih dapat menjalankan fungsi pengabdian secara tulus dan konsisten.

Baca Juga   Awali Musim Umroh Anda 14 Agustus 2025 -1447H, Mampir Ke Thaif

Seiring dengan kinerjanya yang terus dirasakan, harapan masyarakat terhadap Ruspanda pun semakin besar. Banyak warga mendoakan agar ia senantiasa diberi kesehatan, kemudahan rezeki, serta kekuatan dalam menjalankan amanah. Tak sedikit pula yang berharap Ruspanda dapat melanjutkan pengabdiannya ke tingkat yang lebih tinggi sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada periode mendatang.

Meski demikian, Ruspanda tetap menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan utama. Ia memandang politik sebagai sarana pengabdian yang harus dijalani dengan kejujuran, ketulusan, dan tanggung jawab moral.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang berat. Tugas kami adalah menjaga dan merawat kepercayaan itu dengan kerja nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.

Dari jalanan Reformasi hingga ruang sidang DPRD, perjalanan Ruspanda menjadi cermin bahwa idealisme dapat tetap hidup di tengah sistem politik. Di mata masyarakat Palembang, ia kini tidak hanya dipandang sebagai legislator, tetapi juga sebagai **duta harapan masyarakat**—sosok yang berupaya menyulam masa depan lebih baik melalui pendidikan dan kepedulian sosial.

Editor: Bang Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button