NASIONALNEWSOLAHRAGA

Jelang MotoGP Mandalika, Marc Marquez Bakal Tampil Beda

BritaBrita.com- Marc Marquez membuat gebrakan lewat jawabannya ketika ditanya mengenai persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang kini semakin sengit menjelang balapan di Mandalika.

Pembalap Ducati asal Cervera tersebut menegaskan dirinya sama sekali tidak menganggap perebutan gelar hanya menjadi pertarungan dua pembalap, meski kemenangan di MotoGP Jepang membuatnya kini cuma berjarak dua poin dari Jorge Martin.

Alih-alih melihat posisi tersebut sebagai pertarungan langsung dengan Martin, Marquez justru mengingatkan bahwa masih ada 6 balapan yang dapat mengubah situasi klasemen.

“Tidak, sama sekali tidak, karena masih ada enam balapan tersisa, jadi masih banyak waktu,” kata Marquez mengutip Motosan.

Menurut Marquez, masih banyak kemungkinan yang dapat terjadi.

Bagi kekasih Gemma Pinto, setiap balapan menghadirkan karakter sirkuit, kondisi, dan situasi yang berbeda sehingga persaingan gelar belum dapat dipastikan hanya berdasarkan selisih 2 poin.

“Masih ada banyak balapan, banyak situasi dan sirkuit yang berbeda, serta kondisi yang berbeda,” ujar pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.

Marquez memilih mempertahankan pendekatan yang selama ini membantunya tampil konsisten, terutama setelah ia merasa mampu menjaga performa sejak seri Aragon.

Baca Juga  Prabowo Sambut Bill Gates: Hibah Rp2,6 Triliun Untuk Indonesia

“Kami akan selalu berusaha untuk konsisten, dan kami sudah berhasil melakukannya sejak Aragon,” tutur kakak Alex Marquez.

“Untuk sekarang, kami akan menikmati pekan ini dan pekan depan sedikit lebih banyak,” katanya.

Marquez Soroti soal Mandalika

Optimisme Marquez akan mendapat ujian ketika MotoGP 2026 memasuki seri Mandalika pada pekan depan, sebab Indonesia sejauh ini bukan lintasan yang bersahabat baginya.

Marquez bahkan mengakui dirinya memiliki catatan buruk di Sirkuit Mandalika karena belum pernah menyelesaikan balapan utama di lintasan tersebut.

“Saya belum pernah finis di sana, kan? Namun, tahun ini akan berbeda,” kata Marquez.

Pernyataan itu menjadi menarik karena MM93 datang ke Mandalika dalam situasi berbeda setelah berhasil memangkas jarak dengan Martin menjadi hanya 2 poin.

Selain persoalan persaingan gelar, Marquez juga menjadi sorotan setelah muncul sosok “Marc palsu” dalam balapan gokart yang digelar sebelum Grand Prix Jepang.

Marquez ternyata memilih tidak ikut dalam atraksi tersebut karena menilai dirinya harus memprioritaskan persiapan untuk menghadapi persaingan gelar juara dunia.

“Memang ada batasnya, saya memahami unsur pertunjukannya, tetapi kami berada di sini untuk memperebutkan kejuaraan, bukan untuk bermain-main dengan gokart dan berkendara seperti itu,” jelas Marquez.

Baca Juga  Membangun Harapan dari Peluh Rakyat Kecil

Ia kemudian mengungkapkan bahwa ide menghadirkan pemeran pengganti tersebut muncul setelah dirinya mengatakan harus melakukan pemulihan menggunakan es saat sesi pemanasan.

“Saat pemanasan, saya mengatakan bahwa saya perlu menggunakan es, lalu salah satu orang berkata, ‘Akan keren jika pemeran pengganti keluar,’ dan saya menjawab, ‘Saya yakin kalian tidak akan melakukannya,’ lalu dia berkata, ‘Pegang minuman saya,'” tuturnya.

Marquez mengaku tidak dapat ikut serta karena harus mengutamakan kondisi dirinya sendiri, bahkan ketika keputusan tersebut membuatnya mendapat teguran.

“Saya tidak bisa melakukannya karena harus memprioritaskan diri sendiri, dan tentu saja saya mendapat teguran, tetapi pada tahap ini Anda harus egois dan menjaga diri sendiri,” terang pembalap kelahiran 1993 tersebut.

Menurut Marquez, keputusan tersebut merupakan bagian dari upayanya memastikan kondisi terbaik ketika momen yang paling penting tiba, yakni saat balapan berlangsung.

“Dengan begitu, saya bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tampil maksimal ketika hal itu benar-benar penting, yaitu saat balapan,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button