KESEHATAN

World Environment Day 2025 – Hari Tanpa Plastik, Hari kembali ke Kuliner Lokal

Oleh: Dr. Yenrizal, M.Si. (Akademisi Komunikasi Lingkungan UIN Raden Fatah)

Mengenal Bika, Lemang, dan Bekasam: Makanan Khas Indonesia yang Menggugah Selera

SAAT melintasi jalur Padang Panjang menuju Bukittinggi di Sumatera Barat, pengunjung dapat menemukan pedagang kecil dengan pondok-pondok sederhana yang menjual Bika, penganan khas daerah tersebut.

Bika terbuat dari bahan baku beras, tepung, dan santan kelapa, serta dibungkus dengan daun Tarok (daun Waru). Rasa Bika yang gurih dan manis membuatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Di Sumatera Selatan, pengunjung dapat menemukan Lemang, makanan khas yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam bambu. Lemang tersedia dalam berbagai rasa, seperti orisinal, durian, dan pisang. Pedagang Lemang di Desa Tanjung Sirih, Lahat, menjual Lemang sepanjang hari, membuatnya menjadi destinasi wisata kuliner yang populer.

Baca Juga  Berani Tes, Berani Lindungi Diri, Kemenkes Targetkan Eliminasi HIV dan IMS Tahun 2030

Selain Bika dan Lemang, Sumatera Selatan juga memiliki makanan khas lain yang unik, yaitu Bekasam. Bekasam terbuat dari ikan yang difermentasi menggunakan garam, dan memiliki rasa yang khas. Makanan ini biasanya disajikan sebagai lauk atau hidangan utama.

Pemanfaatan Bahan Alam dalam Makanan Khas Indonesia

Makanan khas Indonesia seperti Bika, Lemang, dan Bekasam, menggunakan bahan-bahan alam yang tersedia di sekitar. Pemanfaatan bahan alam ini tidak hanya memberikan rasa yang unik, tetapi juga menunjukkan kedekatan masyarakat lokal dengan alam sekitarnya.

Dampak Penggunaan Plastik dalam Makanan

Penggunaan plastik dalam makanan telah menjadi masalah serius dalam beberapa dekade terakhir. Plastik tidak hanya sulit terurai, tetapi juga dapat berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi penggunaan plastik dalam makanan dan beralih ke bahan-bahan alam yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga  Tunggu Tubang: Politik Pengelolaan Pusaka, Kedaulatan Pangan, dan Relevansi Gender dalam Sistem Kekerabatan Semende Kontemporer

Kembali ke Penganan Lokal

Mengingat pentingnya pelestarian lingkungan dan keunikan makanan khas Indonesia, maka penting untuk kembali ke penganan lokal yang menggunakan bahan-bahan alam. Dengan demikian, kita dapat mengurangi penggunaan plastik dan mendukung ekonomi lokal.

Bika, Lemang, dan Bekasam adalah contoh makanan khas Indonesia yang lezat dan unik. Pemanfaatan bahan-bahan alam dalam makanan ini tidak hanya memberikan rasa yang khas, tetapi juga menunjukkan kedekatan masyarakat lokal dengan alam sekitarnya.

Dengan mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke bahan-bahan alam, kita dapat mendukung pelestarian lingkungan dan ekonomi lokal.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button