OLAHRAGA

Hadapi DPMM, Sumsel United Diuji Kedalaman Skuadnya

 

BritaBrita.com, BANDAR SERI BEGAWAN– Mengawali pramusim 2025/2026, Sumsel United dijadwalkan menjalani dua laga persahabatan melawan klub asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC.

Laga internasional ini akan digelar pada akhir pekan ini sebagai bagian dari persiapan tim menghadapi kompetisi **Championship League Indonesia** yang akan dimulai September mendatang.

Pelatih Sumsel United, Nilmaizar, menyebutkan bahwa uji tanding ini akan menjadi kesempatan untuk menilai kedalaman skuad yang dimilikinya.

“Akan ada dua pertandingan dan saya telah menyiapkan dua tim berbeda. Saya tidak ingin menyebut tim A sebagai inti atau sebaliknya, karena memang akan ada rotasi pemain. Laga seperti ini sangat penting, sebab dalam kompetisi panjang tidak mungkin hanya mengandalkan pemain tertentu saja. Diperlukan kedalaman skuad di semua posisi,” ujarnya usai sesi latihan yang digelar di Padang dan Balapan, Komplek Sukan Negara Hasanah Bolkiah, Bandar Seri Begawan.

Baca Juga  Luar Biasa, Timnas Futsal Indonesia Ranking 14 Dunia

 

Laga pertama akan berlangsung pada Jumat, 1 Agustus 2025 di Stadion Jerudong, markas DPMM FC. Sementara laga kedua akan digelar keesokan harinya, Sabtu, 2 Agustus 2025 di Stadion Hasanah Bolkiah, stadion terbesar di Brunei Darussalam.

DPMM FC: Klub Kebanggaan Pangeran BruneiDPMM FC adalah singkatan dari *Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club*, yang secara harfiah berarti Klub Pangeran Mahkota. Klub ini dimiliki oleh Pangeran Brunei, Al-Muhtadee Billah, dan telah berdiri sejak 1994.

Dikenal sebagai klub papan atas di Brunei, DPMM sempat mendominasi kompetisi domestik di awal tahun 2000-an. Mereka mulai berkiprah di Liga Malaysia pada 2005 dan juga mengikuti Piala Singapura sejak 2004. Pada 2009, DPMM resmi berkompetisi di Liga Singapura.

Baca Juga  Sepak Bola Lampung: Dari Persil ke Bhayangkara FC

Namun perjalanan mereka tidak selalu mulus. DPMM sempat dikeluarkan dari Liga Singapura karena pembekuan federasi sepak bola Brunei oleh FIFA. Setelah sanksi dicabut, mereka kembali tampil di Liga Singapura sejak 2012 hingga 2020.

P

pandemi COVID-19 sempat menghentikan kiprah mereka. Namun pada 2023, DPMM kembali merumput di Liga Singapura.

Mereka telah meraih dua gelar juara Liga Singapura, masing-masing pada musim 2015 dan 2019. Pada musim 2024/2025, DPMM menempati peringkat keenam dari sembilan tim yang berkompetisi.

Mulai musim depan, DPMM akan kembali berlaga di Liga Malaysia setelah 17 tahun, mengisi slot dari Perak FC atau Sri Pahang yang gagal lolos verifikasi klub. Menariknya, skuad DPMM kini juga diperkuat oleh striker tim nasional Indonesia, Ramadhan Sananta.

Editor : Bangun Lubis

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button