EKONOMINASIONAL

Hari ini, Dolar Amerika Kembali Tembus Rp18.000

BritaBrita.com,JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (10/7/2026). Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures, pada penutupan perdagangan Kamis (9/7), rupiah ditutup melemah sebesar 0,63% ke level Rp18.128 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda ditutup melemah dipengaruhi kombinasi sentimen domestik yang melemah serta meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Dari dalam negeri, pelemahan rupiah dipicu oleh menurunnya Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) dan perlambatan penjualan ritel Indonesia, yang memunculkan kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat dan prospek konsumsi domestik. Kondisi tersebut mengurangi minat investor terhadap aset berdenominasi rupiah.

Baca Juga  Menu MBG Kembali Telan Korban, Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Keracunan

“Sementara itu, tekanan dari eksternal datang dari meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia,” ujarnya, Kamis (9/7/2026) seperti dilansir CNN Indonesia.

Sentimen geopolitik kembali menghangat setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan berakhirnya gencatan senjata, sehingga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.

penting dari dalam maupun luar negeri pada perdagangan besok, pelaku pasar diperkirakan tetap akan mencermati perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah sebagai faktor utama penggerak pasar valuta asing. Selain itu, investor juga akan terus menilai dampak pelemahan indikator ekonomi domestik terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga  Mengenal Lebih Dekat Feby Yoland Effendy, Perempuan Muda yang Menggerakkan Pariwisata Sumsel

Dengan kombinasi sentimen tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan berada dalam tekanan. Nilai tukar diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan Jumat (10/7), seiring masih tingginya permintaan terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button