
Manajemen Ar-Royyan Tampung Saran-Masukan dari Wartawan
BritaBrita.com, INDRALAYA–“Tradisi” baru mulai diterapkan oleh Manajemen Rumah Sakit (RS) Ar-Royyan Ogan Ilir, yakni membuka ruang bagi wartawan memberikan kritik, saran, dan masukan.
Pada Senin 15 September 2025, sekitar 25 wartawan diundang bersilaturrahmi dengan Direktur RS Ar-Royyan, dr H Restu Iman, Sp. PD, KKV, Finasim. Hadir seluruh Manajer RS Arroyyan, serta Ardha Sgonang (SPI) , Iklim Cahya (Humas) , M Najib (konsultan non medis).
Kepada wartawan yang hadir, dr Restu Iman memaparkan kondisi terkini, serta rencana pengembangan RS Ar-Royyan ke depan. Dia berharap masyarakat dalam memandang RS Arroyan tidak terpaku bahwa rumah sakit ini hanya milik dirinya dan keluarga.
Namun berharap rumah sakit ini dilihat sebagai asset publik, sebab kehadiran RS Arroyyan memang diperuntukkan untuk melayani masyarakat yang ingin berobat, khususnya masyarakat kabupaten Ogan Ilir.
Dokter Iman, begitu ia akrab disapa, menyampaikan saat ini RS Arroyyan masih tipe D. Karena itu masih banyak kendala dan kekurangan dalam memberikan pelayanan, bila kondisi kesehatan pasien yang akan ditangani melebihi ketentuan rumah sakit tipe D. Karena itu terpaksa harus dirujuk ke RS di Palembang, padahal sebetulnya RS Arroyyan mampu menanganinya.
Hal ini terkait dengan pasien peserta BPJS, tuturnya. Karena itu, lanjut dr Iman, saat ini pihaknya tengah berusaha untuk menaikkan status rumah sakit ke tipe C. Mudah-mudahan bulan Oktober 2025 ini sudah terwujud. Untuk itu dr Iman minta doa dan suport dari masyarakat, termasuk dari para wartawan.
Dokter Iman menunjukkan sikap “wear” dengan sejumlah masukan yang diberikan para wartawan. Mulai dari perlunya pembenahan pelayanan parkir, peningkatan kemampuan komunikasi petugas medis, soal kebersihan dan Amdal, serta perbaikan pelayanan pasien IGD.
Dokter Ahli Jantung ini, sangat berterimakasih atas semua saran dan masukan dari para wartawan, Diakuinya, pihaknya memang memerlukan masukan, guna perbaikan kondisi, fasilitas, pelayanan maupun yang menyangkut SDM.
Ditambahkannya, pertemuan silaturrahmi seperti ini insyaallah akan dilakukan secara kontinyu. (ica).



