HUKUM

Bos Sritex Penuhi Panggilan Kejagung, Iwan Kurniawan

BritaBrita.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto, kembali memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI pada Rabu pagi, 18 Juni 2025. Ini menjadi pemeriksaan ketiganya dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit oleh sejumlah bank pemerintah dan bank daerah kepada Sritex.

Iwan Kurniawan terlihat tiba di Gedung Bundar, Jampidsus Kejagung, sekitar pukul 09.20 WIB, didampingi dua kuasa hukumnya dan staf yang membawa sejumlah dokumen perusahaan.

“Kita hadir lagi untuk melengkapi dokumen yang diminta penyidik. Mohon doanya semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Iwan singkat kepada media sebelum memasuki gedung pemeriksaan.

Baca Juga  Gong Pencarian Kebenaran dan Keadilan Dibunyikan: Delapan Tersangka Kasus Ijazah Joko Widodo

Sumber dari internal tim hukumnya menyebutkan bahwa kali ini Iwan membawa sejumlah akta dan dokumen penting perusahaan, yang sebelumnya sempat diminta penyidik dalam proses klarifikasi dan pengumpulan alat bukti.

Ini merupakan kali ketiga Iwan Kurniawan diperiksa penyidik, setelah sebelumnya hadir pada 2 dan 10 Juni 2025. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pendalaman kasus dugaan korupsi yang menyeret beberapa nama besar di sektor perbankan dan korporasi.

Tiga tersangka telah ditetapkan oleh Kejagung sejauh ini:

  • Dicky Syahbandinata (DS) – Eks Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank BJB (2020),
  • Zainuddin Mappa (ZM) – Eks Dirut PT Bank DKI (2020),
  • Iwan Setiawan Lukminto (ISL) – Dirut Sritex periode 2005–2022.
Baca Juga  Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor Bersenjata, Lima Motor dan Senpi Diamankan

Kejagung juga dikabarkan terus menggali aliran dana serta struktur pemberian kredit yang diduga tidak sesuai prosedur dan menyebabkan potensi kerugian negara dalam jumlah signifikan.

Meski tengah menghadapi proses hukum, Iwan Kurniawan menyatakan tetap akan kooperatif dan terbuka mengikuti semua mekanisme yang ada.

“Saya jalani saja prosesnya. Semua akan terang pada waktunya,” ujarnya dalam kesempatan terpisah pekan lalu.

Publik kini menanti perkembangan terbaru dari proses hukum ini, terutama karena nama besar Sritex selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Ediror: Bangun Lubis

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button