PENDIDIKAN

Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Palembang: Mengukuhkan Dakwah Kemanusiaan dan Meneguhkan Peran Perempuan sebagai Madrasah Ummul

Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Palembang: Mengukuhkan Dakwah Kemanusiaan dan Meneguhkan Peran Perempuan sebagai Madrasah Ummul

PALEMBANG 16 Juni 2026– Suasana khidmat sekaligus semarak di Aula Auditorium Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan pada Selasa, 16 Juni 2026 (1 Muharram 1448 H). Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Palembang sukses menggelar perayaan Milad ‘Aisyiyah ke-109 yang dikemas dalam bentuk Tabligh Akbar.

Dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, acara ini dihadiri oleh ratusan kader, pengurus, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tingkat daerah hingga wilayah.

 

*Sambutan Ketua Panitia*

Momentum kemeriahan Milad ini sudah terasa sejak pagi hari, diawali dengan penampilan Marching Band TK ‘Aisyiyah serta aksi kreatif dan menggemaskan dari anak-anak TK ‘Aisyiyah 11. Selepas pembukaan resmi dan lantunan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Nur Azizah, S.Ag., M.Pd.

Dalam laporannya, Ibu Nur Azizah memaparkan bahwa Tabligh Akbar ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan panjang yang telah dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Milad ‘Aisyiyah ke-109 di Kota Palembang. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menyentuh berbagai lini, mulai dari penguatan ideologi, peningkatan kompetensi, hingga syiar dakwah di masyarakat.

“Kami melaporkan bahwa rangkaian Milad ke-109 ini diawali dengan pelaksanaan Baitul Arqam Angkatan 1 dan 2. Kegiatan ini dikhususkan bagi Kepala Sekolah dan Guru TK ‘Aisyiyah se-Kota Palembang guna meneguhkan kembali ideologi Muhammadiyah dan profesionalisme pengajar,” urai Ibu Nur Azizah.

“Tidak hanya itu, untuk mengasah bakat dan spiritualitas, kami juga menyelenggarakan Lomba Tausyiah dan Lomba Tahfidz Al-Qur’an. Dan pada hari ini, kita bersama-sama menyaksikan dimulainya Buku Perkembangan ‘Aisyiyah Kota Palembang, yang kemudian ditutup secara manis dengan acara inti kita, yaitu Tabligh Akbar. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan seluruh agenda ini,” tambahnya.

Baca Juga  Transparansi Dana Komite Sekolah: Kunci Kepercayaan Masyarakat

 

*Harapan Besar Organisasi*

Dalam sesi Seremoni, Ketua PDA Kota Palembang, Ibu Malida Somadi, S.Pd.I, M.Pd., menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga konsistensi gerakan. Beliau mengajak seluruh pengurus dan kader untuk menata kembali niat perjuangan mereka.

“Memasuki usia ke-109 tahun, mari kita perbarui niat dengan penuh keikhlasan dalam ber-‘Aisyiyah. Segala ikhtiar kita harus disandarkan semata-mata karena Allah. Harapan ke depan, ‘Aisyiyah secara organisasi di Kota Palembang harus semakin solid, kuat, mandiri, dan mampu terus meluaskan kebermanfaatannya bagi kemaslahatan umat,” ujarnya dengan penuh semangat.

Apresiasi yang tinggi juga datang dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Selatan. Dalam kesempatan ini, Ketua PWA Sumatera Selatan yang diwakili oleh Ir. Hj. Atika Dewi, MT , menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian PDA Kota Palembang. Beliau memuji peluncuran buku sejarah perkembangan organisasi tersebut dan menyebutnya sebagai bukti nyata dari dokumentasi dakwah yang sangat berharga bagi generasi mendatang, agar nilai-nilai perjuangan perempuan ‘Aisyiyah tidak hilang tergerus zaman.

Senada dengan itu, Ketua PDM Kota Palembang, Prof. Dr. H. Muhammad Mawangir , hadir dan memberikan dukungan moral yang luar biasa. Dalam kesempatan itu beliau menegaskan bahwa dalam segala hal, Pimpinan Daerah Muhammadiyah akan selalu berkomitmen mendukung penuh langkah strategis serta program-program kerja ‘Aisyiyah. Menurutnya, sinergi antara Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sangat krusial dalam mempercepat terwujudnya visi besar bersama, terutama dalam mencerdaskan umat dan memajukan bangsa.

 

*Kemeriahan Acara dan Apresiasi Prestasi*

Kemeriahan Milad sudah terasa sejak pagi hari, diawali dengan penampilan Marching Band TK ‘Aisyiyah serta aksi menggemaskan dari anak-anak TK ‘Aisyiyah 11. Selepas pembukaan resmi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, serta Mars ‘Aisyiyah, acara dilanjutkan dengan momen penting berupa peluncuran dan penyampaian Buku Perkembangan ‘Aisyiyah Kota Palembang oleh Dr. Maftuhah Nurrahmi, SE., M.Si Ketua LPPA kepada Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Palembang. Suasana semakin penuh apresiasi saat panitia mengumumkan para pemenang lomba yang telah digelar sebelumnya, meliputi Juara Baitul Arqam Angkatan 1 & 2, Juara Tahfidz, hingga Juara Tausyiah.

Baca Juga  Dosen Berkualitas dan Daya Saing Global: Peran Strategis, Ekosistem Akademik, dan Investasi untuk Kemajuan Bangsa

 

*Inti Tausyiah: Jihad, Keikhlasan, dan Perempuan Berpendidikan*

Memasuki acara inti, suasana auditorium mendadak hening dan khidmat saat Ustadz Dr. Muhammad Zainuddin Nawi menyampaikan tausyiahnya dalam sesi Tabligh Akbar. Beliau mengupas tuntas kunci utama untuk mendapatkan kecintaan dari Allah SWT sekaligus kecintaan terhadap sesama makhluk-Nya.

“Kunci pertama dalam kehidupan seorang mukmin adalah ridha dan cinta Allah. Berjihadlah di jalan Allah dengan segala kemampuan yang kita miliki, baik dengan harta, tenaga, maupun pemikiran. Ketika kita totalitas berjihad di jalan-Nya, maka Allah akan mencintai. Dan menyimpulkan, jika Allah sudah mencintai, Dia akan menggerakkan hati manusia untuk mencintai. Gerakan ‘Aisyiyah ini juga adalah salah satu ladang jihad nyata bagi Ibu-Ibu sekalian,” tutur Ustadz Muhammad di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, beliau memberikan pesan mendalam dan inspiratif khusus mengenai kedudukan dan peran kaum perempuan dalam Islam.

“Perempuan itu harus berpendidikan tinggi, berwawasan luas, dan tidak boleh tertinggal. Mengapa? Karena perempuan adalah Ummul Madrasah—madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Dari rahim dan didikan seorang ibu yang cerdas, beriman, dan ikhlas, akan lahir generasi pemimpin, pemimpin, serta pembebas di masa depan. Oleh karena itu, mari kita perbarui niat kita hari ini, jaga keikhlasan dalam berorganisasi, dan gantungkan harapan masa depan hanya kepada-Nya,” pungkas Ustadz Muhammad.

Rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hari ini akhirnya ditutup dengan doa bersama pada pukul 12.00 WIB. Acara ini sukses meninggalkan kesan mendalam serta menambah semangat dan energi baru bagi seluruh pengurus dan kader ‘Aisyiyah Kota Palembang untuk terus menebar perdamaian dan dakwah kemanusiaan di bumi Sriwijaya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button