NASIONALNEWS

Ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara Melesat Tinggalkan Pulau Jawa

BritaBrita.com,Jakarta – Bali dan Nusa Tenggara menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada kuartal III-2026. Pertumbuhannya bahkan di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,47% secara tahunan (year on year/yoy).

Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Edy Mahmud mengatakan pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mencapai 6,08% pada kuartal III-2026.

“Secara spasial pada triwulan III-2026 ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah Bali dan Nusa Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi pada triwulan III-2026 dibandingkan triwulan III-2025,” kata Edy dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga  KPA Catat 3.575 Konflik Agraria dalam 10 Tahun, UU Reforma Agraria Didorong Atasi Ketimpangan Tanah

Lebih rinci dijelaskan, pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 2,79%, Nusa Tenggara Barat 2,27% dan Nusa Tenggara Timur 1,02%. Pertumbuhan itu ditopang dari sektor pertambangan, industri pengolahan dan perdagangan.

Kemudian pertumbuhan ekonomi tertinggi selanjutnya ditempati Pulau Jawa sebesar 5,84%. Wilayah ini masih memiliki kontribusi ekonomi tertinggi kepada Indonesia sebesar 56,05%.

“Kontribusi wilayah Jawa terhadap PDB pada triwulan III-2026 masih yang tertinggi sebesar 56,05%, diikuti wilayah Sumatera yang memberikan kontribusi ekonomi kepada Indonesia sebesar 22,55%,” jelas Edy dilansir detik.com.

Sumber pertumbuhan ekonomi yang utama di Pulau Jawa adalah industri pengolahan, perdagangan dan konstruksi. Adapun provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 1,63%.

Baca Juga  Masya Allah, Masjid Megah Dr Irzanita Al Mukarromah Jadi Ikon Baru Universitas Kader Bangsa

Selanjutnya, wilayah Sulawesi ekonominya tumbuh 5,68%, Sumatera tumbuh 4,95% dan Maluku & Papua tumbuh 4,42%. Sumber pertumbuhan utama dari ketiga wilayah tersebut yakni industri pengolahan, konstruksi dan perdagangan.

Terakhir pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan sebesar 3,96%. Sumber pertumbuhan utama dari wilayah tersebut yakni industri pengolahan, perdagangan dan pertanian.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button