Mantan Asisten I Pemkab OI “Solo Touring” Palembang – Sabang.

Mantan Asisten I Pemkab OI “Solo Touring” Palembang – Sabang.
KENDATI sudah usia kepala enam, Drs H Abdul Rahman Rosyidi, MM, MBA, mantan Asisten I Bidang Pemkesra Pemkab Ogan Ilir (OI) Sumsel, masih sangat fit. Saat ini Rahman sudah menyeberang ke Kota Sabang, Pulau We, Provinsi Nangru Aceh Darussalam (NAD).
Rahman bertolak dari Palembang, Minggu 10 Agustus 2025 lalu, dengan menunggang sepeda motornya. Dengan slogan “Solo Touring Independent Day”, Rahman bermaksud mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 80 di Kota Sabang, kota paling barat Indonesia.
Bagi Rahman solo touring Palembang (Sumsel) – Sabang (Aceh) ini, merupakan perjalanan terjauh kedua menunggang sepeda motor. Tahun 2024 lalu putra asli Kayuagung OKI ini, pernah menggeber sepeda motornya dari Indralaya Kabupaten Ogan Ilir hingga ke Pulau Flores NTT pergi-pulang.
Saat itu ia melintasi Jalintim OKI hingga ke Bakauheni Lampung. Terus nyeberang Selat Sunda dengan menumpang kapal Fery. Dari Merak ia melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Setelah beristirahat sehari, Rahman melanjutkan perjalanan menggeber sepeda motornya melintasi Pantura hingga menyeberang ke Pulau Dewata Bali, Lombok, Sembawa, hingga Maumere Flores. Di kota ujung Flores itu, Rahman sempat bertemu kawannya saat kuliah di IIP.
Pulang dari Flores, karena akan mengejar waktu mengikuti reuni alumni IIP di Malang, Rahman menumpang kapal dari Flores ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Baru kemudian kembali “on the road” pakai sepeda motor menuju Malang, setelah terlebih dahulu melintasi jembatan Suramadu.
Setelah dari Reuni di Malang, untuk jalur pulang Rahman yang memiliki 3 putri ini, memilih jalur Selatan Jawa. Ia sempat singgah di Jogjakarta, Cilacap, batas Jateng-Jabar, Bandung, dan Jakarta. Lalu melanjutkan perjalanan ke Sumatera melewati Banten dan Lampung. Ia kemudian mampir di rumahnya di Kayuagung, baru ke Kantor Pemkab OI di Tanjung Senai, Indralaya, melapor ke Bupati Panca Wijaya Akar yang diwakili Sekda H Muhsin Abdullah.
Dalam touringnya yang kedua ini, Rahman saat pergi mengambil rute jalur Lintas Timur Sumatera. Ia menggeber sepeda motor dari Palembang menuju Jambi, dan bermalam di Indragiri Provinsi Riau.
Di Pekan Baru, ibukota Provinsi Riau, Rahman bertemu dan dijamu temannya sesama alumni IIP Jakarta. Rahman sempat dibersamai bersepeda motor hingga ke Jembatan Siak Indrapura.
Dari Siak, Rahman melanjutkan perjalanan solo touring hingga ke Kota Kisaran, Sumatera Utara. Di kota ini Rahman kembali bertemu temannya sesama alumni IIP. Rahman memang memanfaatkan touring ini untuk bereuni dengan temannya semasa kuliah di IIP Jakarta. Di daerah Sumatera Utara ini Rahman sempat tes kiropaksi tulang belakang dengan alat “invertion table, dan dinyatakan masih kuat dan sehat.
Dari Medan Sumut, Rahman meneruskan perjalanan ke Nanggru Aceh Darussalam, provinsi di ujung Sumatera. Ia tiba di Kota Banda Aceh, Jumat 15 Agustus 2025. Rahman sempat mengabadikan kenangan di kota ini, dengan berfoto di depan Masjid Baiturrahman yang terletak di jantung kota Banda Aceh. Sebelum tiba di Banda Aceh, Rahman juga sempat dijamu temannya sesama alumni IIP yang berdemosili di Bireuen.
Selain itu di Kota Banda Aceh, Rahman usai menunaikan ibadah sholat Subuh, Sabtu 16 Agustus 2025, sempat bermain Nordic Walking di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.
Sabtu hari ini, Rahman menyeberang ke Sabang Pulau We, untuk merayakan hari Kemerdekaan RI ke 80 di Titik Nol, Barat Indonesia bersama teman-temannya. (ica)



