Konser Amal Seniman Palembang Himpun Jutaan Rupiah untuk Bencana Sumatra.

Konser Amal Seniman Palembang Himpun Jutaan Rupiah untuk Bencana Sumatra.

BritaBrita.com, PALEMBANG – Kolaborasi Konser Amal antarseniman Palembang untuk membantu korban bencana Sumatera mulai dari Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, berhasil menghimpun donasi awal senilai Rp 6.500.000. Donasi ini bakal bertambah dengan berbagai aksi gelar selanjutnya dan segera disampaikan melalui dewan kesenian di berbagai daerah yang terkena bencana.
Donasi awal tersebut dihimpun selama dua hari dari masyarakat yang biasa olahraga di Kambang Iwak Park Palembang.
Ketua Dewan Kesenian Palembang Nasir Setra mengatakan bangga atas kepedulian masyarakat Palembang khususnya untuk membantu korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumut dan Sumbar.
“Kalau kita amati, kepedulian warga Kota Palembang terhadap korban banjir di tiga daerah tersebut, sungguh besar. Tak heran apabila sudah terhimpun dana donasi awal sebesar itu,” ujar Nasir saat berbincang dengan media ini, akhir pekan lalu (28/12/2025)
Melihat kondisi masyarakat Aceh Tamiang saat ini, katanya, kondisinya benar-benar menggetarkan perasaan dan amat menyedihkan.
Sebab, ungkap Nasir, selepas musibah banjir, keadaan lingkungan di Aceh Tamiang sangat memprihatinkan. “Selain warga jarang memperoleh bantuan pangan karena daerahnya sulit dijangkau, desa tempat tinggal mereka musnah tertimbun lumpur merah,” tukas Nasir dengan ekspresi sedih.
Karena itu ia dan kawan-kawan seniman di Kota Palembang mencoba menggalang dana dari masyarakat. “Alhamdulillah, donasi yang kami himpun dari masyarakat, memperoleh angka cukup besar, yakni bisa dicapai Rp 6,5 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang, Kiagus Riduan, menyatakan terharu dengan kesediaan para seniman yang tergabung dalam kolaborasi Konser Amal. Kepedulian ini benar-benar hebat. Meski tak menerima kompensasi atas konser tersebut, namun penampilan mereka sangat maksimal dan mengagumkan para pengunjung.
“Insya Allah, hasil penghimpunan dana dari masyarakat ini akan segera kita kontribusikan ke Aceh, Sumut dan Sumbar,” ujar Riduan.
Sumbangan itu, tegas Riduan, akan dialokasikan ke tiga daerah tersebut setelah dilakukan penambahan donasi dari penggalangan lanjutan.
“Tanggal 1 Januari 2026 nanti, kita juga akan menggelar kegiatan yang sama di simpang lima DPRD Sumsel Jalan Kapten A. Rivai,” ucap Riduan.
Pokoknya, tambah Riduan, para seniman akan menggalang donasi sebanyak-banyaknya untuk membantu korban banjir bandang tersebut.
Donasi dari masyarakat itu, katanya, selain uang senilai Rp 6,5 juta, juga ada berupa enam dus paket besar dan busana layak pakai. Semua ini segera dikirim ke tiga daerah tersebut.
Tampilan seniman bersama-sama yang mengekspresikan kemampuan mereka dalam musik dan lagu rock, jazz melayu, dangdut, tarian ular India, tari modern dan lukisan dari pelukis Maradona dan Joko, sangat memukau penonton.
“Lukisan alam dan potret pemandangan Kambang Iwak akan dilelang ke masyarakat. Harga lelang yang dipatok pelukis Maradona senilai Rp 1,5 juta itu akan kita donasikan bagi tambahan uang dari masyarakat.
“Ada sekitar 22 organisasi seniman yang tercatat tampil dalam konser amal itu. Alhamdulilah, sukses. Saya senang dengan kolaborasi ini,” ujar Riduan.
Para seniman yang kemarin turun menggelar kemampuan mereka antara lain, Gong Sriwijaya, Kawan Lamo, Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ), Randi Batanghari Sembilan, Rejung Pesirah, Tanjak Kultur, Kobar 9, Dewan Kesenian Palembang, KOMDI, Maritza Yozza Sandrina, Bucu Band, penyair Tarech Rasyid, Vebri Al Lintani, ZA Narasinga, Anto Narasoma, dan Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang (KKPP). (*)
Editor: Ajmal Rokian



