Dukungan untuk Ratu Sinuhun: STISIPOL Candradimuka Palembang Jadi Saksi Deklarasi Pahlawan Nasional Perempuan Sumsel

BritaBrita.com, Palembang, 26 Juli 2025 – Halaman kampus STISIPOL Candradimuka Palembang dipenuhi semangat dan kebanggaan ketika berbagai unsur masyarakat, akademisi, seniman, serta tokoh adat dan perempuan berkumpul dalam Deklarasi Dukungan untuk Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Nasional Perempuan dari Palembang, Sumatera Selatan.
Kegiatan bersejarah ini diketuai oleh Dr. Lishapsari Prihatini, M.Si, yang juga dikenal sebagai Ketua Srikandi TP Sriwijaya Sumsel. Ia menegaskan bahwa perjuangan Ratu Sinuhun perlu mendapat pengakuan nasional, karena gagasannya tentang kesetaraan dan keadilan sosial telah lebih dulu hadir jauh sebelum masa emansipasi modern.
“Ratu Sinuhun bukan hanya simbol perempuan Palembang, tetapi juga simbol kemajuan peradaban Melayu-Islam yang menempatkan perempuan dalam kehormatan dan kebijaksanaan,” ujar Dr. Lishapsari dalam sambutannya.
Deklarasi ini turut dihadiri oleh Ketua Srikandi Nasional, sejumlah tokoh perempuan, budayawan, serta sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan.
Hadir pula Sultan Mahmud Badaruddin IV, RM Fawas Diradja, SH, M.Kn, yang bergelar Jayowikromo, memberikan dukungan penuh terhadap pengusulan tersebut. Dalam kesempatan itu, Sultan menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan dan keadilan Ratu Sinuhun merupakan warisan luhur Kesultanan Palembang Darussalam yang patut diangkat ke panggung nasional.
“Ratu Sinuhun adalah bukti bahwa di tanah Palembang telah tumbuh tokoh perempuan yang cerdas, bijak, dan berjiwa pemimpin. Ia adalah benteng moral dalam perjalanan sejarah negeri ini,” ujar Sultan Mahmud Badaruddin IV.
Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Palembang, Muhammad Nasir, menilai Ratu Sinuhun bukan hanya tokoh sejarah, tetapi inspirasi bagi gerakan kebudayaan hari ini. Ia menyebut nilai-nilai yang diwariskan melalui kitab Undang-Undang Simbur Cahaya sebagai cerminan filosofi hukum yang berkeadilan dan beradab.
Turut hadir pula seniman dan budayawan Febri Al Lintani, yang menampilkan pembacaan puisi berjudul “Sinuhun dalam Cahaya Palembang”, menggambarkan sosok Ratu Sinuhun sebagai perempuan yang menerangi bangsanya dengan ilmu dan kasih sayang.
Dalam suasana yang khidmat, para peserta dari berbagai organisasi, termasuk kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan aktivis perempuan, membacakan Deklarasi Koalisi Sipil Dukung Ratu Sinuhun.
Koalisi ini menyatakan tekad untuk mengawal proses administratif dan akademik pengusulan gelar Pahlawan Nasional ke pemerintah pusat.
Dr. Lishapsari Prihatini, M.Si menutup acara dengan seruan,
> “Kita ingin sejarah mengenang bahwa Palembang pernah memiliki seorang perempuan ulama, negarawan, dan pembaharu hukum yang berpikir melampaui zamannya. Ratu Sinuhun adalah kebanggaan Sumatera Selatan, kebanggaan bangsa Indonesia.”



