REGIONAL

Mantan Bupati OKI, HF Rozi Dahlan Berpulang Tinggalkan Kenangan Indah

Mantan Bupati OKI, HF Rozi Dahlan Berpulang Tinggalkan Kenangan Indah

Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) periode 1999 – 2004, Kolonel Purn HF Rozi Dahlan, SH, Kamis pagi, 16 Oktober 2025 berpulang ke Rahmatullah karena sakit. Rozi Dahlan yang menjabat bupati OKI di awal Reformasi, meninggal dunia saat dirawat di RS Siti Fatimah Palembang, dalam usia sekitar 85 tahun.

Jenazah HF Rozi Dahlan telah dikebumikan di Belitang, Kabupaten OKU Timur, 16 Oktober 2025. Fahrur Rozi Dahlan, begitu nama lengkapnya, lahir di sebuah desa yang bernama Kota Negara, Kabupaten OKU Timur.

Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, Rozi Dahlan, berkarier di dunia militer sebagai oditur /hakim militer.

Pada masa pemerintahan Orde Baru, semasa masih ada Fraksi ABRI di lembaga legislatif, HF Rozi Dahlan dikaryakan sebagai anggota DPRD Kabupaten OKI periode 1992 – 1997. Ia dipercaya sebagai ketua Fraksi ABRI. Selanjutnya ia “naik kelas” menjadi Anggota F-ABRI pada DPRD Provinsi Bengkulu periode 1997 – 1999. Periode singkat ini karena ada Reformasi tahun 1998. Kemudian pada periode 1999 -2004 , Rozi Dahlan diangkat menjadi anggota DPRD Sumsel sebagai Wakil Ketua dari unsur Fraksi TNI/Polri.

Belum lama menjadi Wakil Ketua DPRD Sumsel, pada masa pemilihan Bupati OKI periode 1999 – 2004, HF Rozi Dahlan mencalonkan diri menjadi calon bupati OKI.

Proses pemilihan bupati OKI ini, disaat masih masa-masa euforia Reformasi. Saat itu banyak sekali bakal calon yang berminat, dan mendaftar sebagai bakal calon bupati OKI, baik dari kalangan militer aktif dan purnawirawan, maupun dari kalangan sipil. Diantara mereka yang mendaftar sebagai bakal calon bupati OKI tersebut, selain HF Rozi Dahlan yakni Kol. Kamaluddin, Letkol Entus Kusnadi, Kol Sofyan Effendi dan lain-lain. Kemudian bakal calon dari sipil yakni Drs H A Rasyid Oemar, Ir H Aulia Akbar dan Drs Iklim Cahya. Iklim Cahya yang saat itu berprofesi sebagai wartawan masih berusia 33 tahun,

Baca Juga  Walikota Minta BMG di Palembang tak Boleh Ada Hambatan Lagi, 56 belum Bersertifikat Laik Higiene Sanitasi Harus Ada

Selama proses pencalonan sempat ramai terjadi dukung mendukung bakal calon oleh kalangan pemuda OKI saat itu. Bahkan ada yang sempat ditolak, dengan menyampaikan aspirasi ke Mendagri dan Mabes ABRI di Jakarta. Kendati waktu itu pemilihan bupati masih dilakukan oleh anggota DPRD.

Singkat cerita HF Rozi Dahlan yang mendapat restu dari Panglima TNI. Kemudian sebanyak tiga calon yakni Kol HF Rozi Dahlan, SH, Drs HA Rasyid Oemar, dan Ir H Aulia Akbar yang berhak menjadi calon bupati. Mereka kemudian dipilih oleh DPRD OKI. Dalam pemilihan pada bulan November 1998 itu, HF Rozi Dahlan yang terpilih. Ia resmi dilantik sebagai Bupati OKI periode 1999 – 2004 pada tanggal 15 Januari 1999 oleh Gubernur Sumsel, H Rosihan Arsyad. HF Rozi Dahlan menggantikan HA Rasyid Rais.

Selama 5 tahun memimpin Kabupaten OKI, banyak pembangunan yang ditorehkan Bupati HF Rozi Dahlan, antara lain ;

  • * Pembangunan objek wisata kawasan Danau Teluk Gelam, yang tahun 2004 menjadi venue cabor Dayung PON XVI.
  • * Pembangunan RSUD OKI
  • * Pembangunan Jalan Kayuagung – Sepucuk – Pantai Timur
  • * Pembangunan jalan Riding – Air Sugihan.
  • * Menyetujui Pemekaran Kabupaten OKI yang melahirkan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Ogan Ilir.
Baca Juga  Budaya Rasa Memiliki Belum Terwujud, Palembang Belum Layak Huni Bagi Wisatawan

Saat Bupati Rozi Dahlan menjabat Bupati OKI, juga pernah menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Sumsel bertempat di Terminal Timbangan Kecamatan Indralaya. Selain berbagai penghargaan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

HF Rozi Dahlan hanya menjabat Bupati OKI selama lima tahun ( satu periode). Pada pemilihan Bupati OKI tahun 2003, HF Rozi Dahlan yang berpasangan dengan Ir H Nuchrodi Achmad, kalah oleh pasangan Ir H Ishak Mekki, MM – Drs H Rifat Yahya, MM, yang kemudian menggantikannya.

Setelah tidak lagi menjadi Bupati, HF Rozi Dahlan pernah aktif sebagai anggota Dewan Pendidikan Sumsel. Ia pernah juga menghadiri undangan HUT Kabupaten OKI dan Ogan Ilir.

Namun dalam beberapa tahun belakangan, dengan usia yang semakin tua, HF Rozi Dahlan lebih banyak di rumah.

Selama pemerintahannya, Bupati HF Rozi Dahlan dikenal memiliki hubungan baik dengan berbagai kalangan, termasuk dengan elemen pemuda dan wartawan. Bahkan ada wartawan yang diberi kesempatan menunaikan ibadah haji.

Kini semua hasil kerja era Bupati HF Rozi Dahlan tersebut, sudah dinikmati oleh masyarakat. Semoga semua ini menjadi ladang pahala dan amal jariah almarhum HF Rozi Dahlan.

Almarhum HF Rozi Dahlan orang baik, semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosanya dan menerima segala amal ibadahnya, serta semoga diberikan anugerah surga terbaik. Aamiin (ica)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button