LINGKUNGAN HIDUP

STISIPOL Gandeng Bank Sampah Amanah: Kuatkan Eksistensi Pendidikan & Eco-Preneurship Palembang

STISIPOL Gandeng Bank Sampah Amanah: Kuatkan Eksistensi Pendidikan & Eco-Preneurship Palembang

 

BritaBrita.com, Palembang, 28 November 2025 – STISIPOL Candradimuka secara resmi memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan, pengembangan kompetensi, dan kewirausahaan sosial melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Sampah Amanah Palembang. Kegiatan bertema “Muda, Peduli dan Berwirausaha: Mengelola Sampah untuk Dampak Sosial” ini diselenggarakan pada Jumat, 28 November 2025 di Gedung F Prodi MAP Kampus Stisipol dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi, para Ketua Program Studi, dan dosen-dosen STISIPOL Candradimuka.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Deby Chintia Hestiriniah, M.Si, Wakil Ketua III Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni, didampingi oleh Desi Aryani, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua II.

Sampah Adalah ‘Saham’ Kepedulian

Dalam Sambutannya Dr. Deby Chintia Hestiriniah, M.Si, Wakil Ketua III Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni STISIPOL Candradimuka menyampaikan optimisme besar terhadap kolaborasi ini.

_“Kerja sama ini bukan hanya soal mengelola sampah fisik, tapi juga mengolah mentalitas mahasiswa agar tidak lagi memandang sampah sebagai masalah, melainkan sebagai peluang emas untuk berwirausaha dan berkontribusi sosial . Ini adalah peran nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat bertemu dalam satu program! Kami menargetkan, setiap botol plastik yang masuk ke dropbox ini akan menjadi ‘saham’ kepedulian civitas akademika STISIPOL untuk lingkungan, pembiasaan dan pemberdayaan, ujarnya dalam sambutan.”

MoU ini bertujuan untuk pengembangan kompetensi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta membina hubungan kelembagaan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sampah ‘Disulap’ Jadi Kompetensi Unggul

Inti dari kegiatan ini adalah pemaparan materi dari Andiwijaya, Ketua Bank Sampah Amanah Palembang , yang berhasil menarik perhatian seluruh peserta. Ia menekankan bahwa lingkungan hidup dan ekonomi dapat berjalan beriringan.

_”Jangan pernah menganggap remeh sampahmu! Di Bank Sampah, sampah anorganik seperti botol dan gelas plastik adalah ‘tabungan’ yang bisa dicairkan tidak hanya menjadi uang, tapi juga menjadi modal sosial dan penyeimbang ekosistem . Kami membuktikan bahwa gerakan peduli lingkungan bisa bersanding mesra dengan semangat wirausaha. Mahasiswa harus sadar, mereka bukan hanya calon pemimpin politik dan sosial, tapi juga eco-preneur masa depan yang mampu menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan dari hal yang ada disekitar kita antara lain: SAMPAH!”_

Baca Juga  Hutan Adat, Benteng Alam yang Terabaikan

Secara simbolis, kegiatan ini juga ditandai dengan serah terima pinjam pakai dropbox sampah botol dan gelas plastik dari Bank Sampah Amanah Palembang kepada Kampus STISIPOL Candradimuka.

Bank Sampah Amanah: Pengukuhan Eksistensi sebagai Mitra Pendidikan

Penandatanganan nota kesepahaman dan serah terima dropbox sampah ini bukan sekedar seremoni kelembagaan, melainkan sebuah penegasan tegas yang menjamin eksistensi Bank Sampah Amanah Palembang sebagai bank sampah pendidikan .

Kolaborasi monumental di akhir tahun 2025 dengan STISIPOL Candradimuka ini secara signifikan menambah daftar panjang kerja sama pengelolaan sampah di berbagai institusi pendidikan , memperkuat posisi Bank Sampah Amanah sebagai mitra strategis kampus dalam melahirkan generasi ‘Muda, Peduli dan Berwirausaha’ yang bermental eco-preneurship , sekaligus membuktikan bahwa edukasi tentang lingkungan hidup adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. (aw)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button